Bupati Luwu Timur Irwan Bachri Syam memastikan Musim Tanam Ketiga (MT 3) tetap berjalan di tengah musim kemarau. Optimisme itu disampaikannya saat menghadiri rapat koordinasi penyuluh pertanian sekaligus tanam perdana Pertanian Modern–Advanced Agriculture System (PM-AAS) di Desa Lera, Kecamatan Wotu, Selasa (3/11/2026).
Menurut Irwan, masuknya MT 3 menjadi peluang bagi daerah untuk menjaga produktivitas pertanian sekaligus memperkuat ketahanan pangan. Kegiatan itu juga menjadi momentum menyinkronkan pelaksanaan program strategis Kementerian Pertanian dengan penguatan peran penyuluh dalam mendampingi petani di lapangan. Sebanyak 134 penyuluh pertanian turut ambil bagian dalam kegiatan tersebut.

“Kita bersyukur bisa masuk MT 3. Artinya, kita tidak terkendala masalah kekeringan di tengah musim kemarau. Ini tentu menjadi peluang yang harus kita manfaatkan dengan baik untuk menjaga produktivitas pertanian,” ujar Irwan.
Sebagai bentuk dukungan terhadap peningkatan produktivitas dan efisiensi usaha tani, pemerintah daerah menyerahkan bantuan sarana pertanian secara simbolis kepada 37 kelompok tani. Bantuan tersebut berupa bibit dan alat mesin pertanian (alsintan). Penyerahan dilakukan di sela rangkaian rapat koordinasi penyuluh pertanian program strategis Kementerian Pertanian.
Selain penyerahan bantuan, kegiatan diisi dengan demonstrasi teknologi drone pertanian. Demonstrasi itu memperlihatkan pemanfaatan teknologi modern dalam mendukung pengelolaan usaha tani agar lebih efektif dan efisien. Demo drone menjadi bagian dari rangkaian rapat koordinasi penyuluh pertanian di Desa Lera.
Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan penanaman perdana PM-AAS oleh Bupati Luwu Timur. Penanaman melibatkan Kepala Badan Perakitan dan Modernisasi Pertanian (BRMP), Pabung, perwakilan Kapolres, anggota DPRD, ketua Tim Kerja PM-AAS, pimpinan Bulog, dan Kepala Dinas Pertanian. Tanam perdana berlangsung di Desa Lera, Kecamatan Wotu.
Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Luwu Timur berharap pengembangan pertanian modern semakin memperkuat produktivitas sektor pertanian. Harapan berikutnya, program ketahanan pangan di daerah dapat berjalan berkelanjutan. Turut hadir Ketua Komisi I DPRD Luwu Timur Sukman Sadike, para kepala OPD, camat, lurah dan kepala desa se-Kabupaten Luwu Timur, penyuluh pertanian, serta perwakilan kelompok tani dari seluruh wilayah kabupaten.
Sumber: Warta Lutim, IKP Humas/Kominfo-SP Lutim












