JAKARTA — Pemerintah Kabupaten Luwu Timur kembali menorehkan prestasi tingkat nasional dengan meraih Satya JKN Award 2026 kategori Pemerintah Daerah Paling Berkomitmen dalam Implementasi Kepatuhan Program JKN Tahun 2026. Penghargaan itu hanya diberikan kepada dua kabupaten se-Indonesia, yakni Luwu Timur dan Kabupaten Morowali Utara, dan Luwu Timur menjadi satu-satunya daerah di Sulawesi Selatan yang menerimanya.
Penghargaan diserahkan langsung Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat, Muhaimin Iskandar, dan diterima Bupati Luwu Timur Irwan Bachri Syam di Hotel Bidakara Jakarta, Jumat 30 Oktober 2026. Satya JKN Award merupakan bentuk apresiasi terhadap pemerintah daerah maupun perusahaan yang menunjukkan komitmen mendukung keberlangsungan Program Jaminan Kesehatan Nasional.

Capaian ini didasarkan pada tiga aspek utama penilaian, yakni penerbitan regulasi daerah yang mendukung kepatuhan kepesertaan Program JKN, implementasi regulasi tersebut, serta tindak lanjut pemda atas kepatuhan sesuai PP 86/2013. Dari hasil penilaian, ditetapkan delapan pemerintah daerah paling berkomitmen dalam implementasi kepatuhan badan usaha dalam Program JKN.
Bupati Irwan menyampaikan penghargaan itu adalah bentuk komitmen Pemkab Luwu Timur dalam menjalankan Program JKN untuk kesejahteraan masyarakat. “Luwu Timur telah menjalankan program-program kepatuhan oleh JKN yang alhamdulillah hari ini membuahkan hasil yang luar biasa, yang mana kami Pemerintah Kabupaten Luwu Timur menerbitkan Peraturan Bupati sebagai regulasi pendukung untuk mendorong kepatuhan perusahaan dalam mendaftarkan seluruh karyawannya sebagai peserta BPJS Kesehatan,” ujarnya.
Kepala Dinas Transmigrasi dan Tenaga Kerja Lutim, Joni Patabi, menjelaskan salah satu aspek penilaian diwujudkan melalui dukungan pemanfaatan aplikasi Disnaker Kabupaten, yakni SIAP KERJA. “Dengan adanya aplikasi SIAP KERJA dari Disnaker Kabupaten, perusahaan diwajibkan memenuhi persyaratan berupa surat rekomendasi penerbitan BPJS Kesehatan sebelum mendaftarkan karyawannya, dalam hal ini pekerja dengan status PKWT,” ungkap Joni.
Direktur Utama BPJS Kesehatan, Prihati Pujowaskito, menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada pemerintah daerah serta seluruh pihak yang berkontribusi mendukung keberlangsungan Program JKN. Bupati Irwan hadir didampingi Kepala BPJS Kesehatan Kantor Lutim Fadilah, Kepala Dinas Kesehatan dr. Helmy Kahar, Kepala Disnaker Joni Patabi, serta Kepala Bidang Hubungan Industrial dan Jaminan Sosial Tenaga Kerja A. Abd. Rasyid.
Sumber: Warta Lutim, IKP Humas/Kominfo-SP Lutim












