Bupati Luwu Timur Irwan Bachri Syam meminta para pemain tim sepak bola putra tetap fokus dan optimistis menghadapi babak perempat final PORPROV XVIII Sulawesi Selatan 2026. Permintaan itu disampaikan setelah Luwu Timur lolos sebagai runner-up Grup D. Tiket babak delapan besar diraih usai bermain imbang 1-1 melawan Kabupaten Maros.
Laga terakhir penyisihan Grup D itu berlangsung di Lapangan Tokkaseng, Kecamatan Tellu Siattinge, Kabupaten Bone, Ahad (8/11/2026). Pertandingan berjalan sengit. Kedua tim sama-sama tampil ngotot demi mengamankan poin untuk memastikan langkah ke babak selanjutnya.

Luwu Timur sempat berada di atas angin setelah Nur Ichwan mencatatkan namanya di papan skor dan membawa timnya unggul. Namun kemenangan yang sudah di depan mata buyar setelah Maros mendapat hadiah penalti pada masa injury time babak kedua. Eksekusi dari titik putih itu mengubah skor menjadi 1-1. Skor bertahan hingga peluit panjang dibunyikan.
Pada pertandingan lain, Makassar mengalahkan Kabupaten Gowa dengan skor tipis 1-0. Hasil tersebut memastikan Makassar keluar sebagai juara Grup D. Klasemen akhir grup: Makassar 7 poin, Luwu Timur 5 poin, Maros 4 poin, dan Gowa 0 poin.
Meski gagal mengunci kemenangan, hasil imbang itu sudah cukup mengantar anak asuh Eric Saputra Firdaus melangkah ke babak perempat final. Pada fase gugur, Laskar Bumi Batara Guru dijadwalkan menghadapi sesama wakil Luwu Raya, Kabupaten Luwu Utara. Pertandingan perebutan tiket semifinal itu berlangsung di Lapangan Lappo Ase, Kecamatan Awangpone, Kabupaten Bone, Selasa (10/11/2026).
Mendengar kabar hasil pertandingan melalui sambungan telepon dari Wakil Manager Tim Sepak Bola Putra Luwu Timur Muhammad Ayyub, Bupati Irwan Bachri Syam langsung menyampaikan apresiasi atas perjuangan dan kerja keras seluruh pemain. Menurutnya, capaian sebagai runner-up Grup D bukan hasil yang buruk. Posisi tersebut dinilainya bagian dari perjalanan yang telah digariskan Allah SWT untuk membawa Luwu Timur melangkah lebih jauh di kompetisi ini.
Bupati berpesan agar Wakil Manager menyampaikan kepada seluruh pemain untuk menjaga semangat, kepercayaan diri, dan optimisme pada laga berikutnya. Ia juga mengingatkan pemain agar menjaga emosi dan tidak mudah terpancing provokasi lawan karena tindakan itu dapat merugikan tim. “Jangan mudah terprovokasi. Tetap fokus, jaga kekompakan, dan keluarkan kemampuan terbaik. Kita optimistis Luwu Timur bisa melewati babak berikutnya,” pesannya.
Sumber: Warta Lutim, IKP Humas/Kominfo-SP Lutim












