Klikrakyat.com, Luwu Timur, Hari Kesaktian Pancasila yang diperingat setiap 1 Oktober menjadi momentum untuk kembali mengingat pentingnya nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara. Peringatan ini tidak hanya sebatas seremoni, tetapi juga menjadi kesempatan untuk memperkuat persatuan, gotong royong, serta kepedulian terhadap sesama.

Pj. Kepala Desa Balantang, H. Hasimning, mengajak seluruh masyarakat Desa Balantang untuk menjadikan Pancasila sebagai pedoman dalam kehidupan sehari-hari.
Menurutnya, makna Hari Kesaktian Pancasila bukan hanya mengenang sejarah, tetapi bagaimana nilai-nilai Pancasila dapat diwujudkan melalui sikap dan tindakan nyata di tengah masyarakat.
“Pancasila bukan hanya untuk dihafalkan, tetapi harus kita amalkan dalam kehidupan sehari-hari. Persatuan, gotong royong, saling menghargai dan peduli terhadap sesama merupakan bagian dari nilai Pancasila yang harus terus kita jaga,” ujar H. Hasimning.
Ia menambahkan, keberagaman yang ada di Desa Balantang merupakan kekuatan yang harus dipelihara bersama. Perbedaan suku, agama, profesi maupun pandangan tidak boleh menjadi alasan untuk memecah persaudaraan.
H. Hasimning juga mengajak masyarakat, khususnya generasi muda, untuk memahami sejarah dan nilai perjuangan bangsa serta tidak mudah terpengaruh oleh berbagai hal yang dapat mengikis rasa persatuan dan kepedulian sosial.
“Kalau nilai Pancasila kita tanamkan sejak dari keluarga dan lingkungan masyarakat, maka akan tumbuh generasi yang memiliki rasa tanggung jawab, toleransi dan semangat membangun desa,” katanya.
Ia berharap momentum Hari Kesaktian Pancasila dapat menjadi pengingat bagi seluruh masyarakat Desa Balantang bahwa membangun desa bukan hanya tugas pemerintah desa, melainkan membutuhkan kebersamaan seluruh elemen masyarakat.
“Desa yang kuat adalah desa yang masyarakatnya bersatu. Mari kita jadikan Pancasila sebagai ruh dalam membangun Balantang yang maju, peduli, inklusif dan humanis,” Tutupnya.
( Lap/HM)







