Klikrakyat.com, Luwu Timur, Momentum Hari Sumpah Pemuda menjadi pengingat bagi generasi muda bahwa perjuangan tidak hanya dilakukan melalui pengorbanan fisik, tetapi juga melalui karya, kreativitas, prestasi, dan kontribusi nyata bagi bangsa.

Ketua Esports Indonesia (ESI) Kabupaten Luwu Timur, Mohammad Arif Tella, mengajak seluruh pemuda, khususnya para gamers, untuk menjadikan dunia game sebagai ruang positif dalam mengembangkan potensi diri, mengasah kemampuan, serta meraih prestasi yang membanggakan.
Menurutnya, perkembangan esports saat ini membuka peluang besar bagi generasi muda untuk menunjukkan kemampuan dan bersaing secara sehat. Namun, ia mengingatkan bahwa menjadi seorang gamers tidak cukup hanya memiliki keterampilan bermain, tetapi juga harus dibarengi dengan kedisiplinan, sportivitas, tanggung jawab, dan kemampuan mengatur waktu.
“Semangat Sumpah Pemuda harus menjadi motivasi bagi anak-anak muda untuk terus berkarya dan berprestasi. Khususnya para gamers, jangan hanya menjadikan game sebagai hiburan, tetapi manfaatkan sebagai wadah untuk mengembangkan potensi, membangun prestasi, dan mengharumkan nama daerah,” menjadi pesan inspiratif yang dapat disampaikan dalam momentum tersebut.
Arif Tella juga diharapkan mendorong generasi muda agar tidak terjebak dalam stigma negatif terhadap dunia game. Dengan pembinaan yang tepat, esports dapat menjadi sarana untuk membangun kerja sama tim, melatih strategi, meningkatkan konsentrasi, serta menanamkan mental juara.
Di sisi lain, para gamers harus tetap mengutamakan pendidikan, menjaga etika dalam berinteraksi, serta menggunakan teknologi secara bijak. Kemenangan bukan satu-satunya ukuran keberhasilan, karena proses belajar, kerja keras, dan sikap menghargai lawan juga merupakan bagian penting dari perjalanan seorang atlet esports.
Semangat Sumpah Pemuda mengajarkan bahwa perbedaan latar belakang bukan penghalang untuk bersatu dan maju bersama. Dalam dunia esports, semangat tersebut dapat diwujudkan melalui solidaritas antargamers, kompetisi yang sehat, dan komitmen untuk membawa nama baik Kabupaten Luwu Timur.
“Pemuda yang juara bukan hanya mereka yang memenangkan pertandingan, tetapi mereka yang mampu mengendalikan diri, menghargai sesama, terus belajar, dan memberikan dampak positif bagi lingkungannya.”
Melalui momentum Hari Sumpah Pemuda, pesan bagi generasi muda Luwu Timur jelas: jadilah pemuda yang berani bermimpi, disiplin dalam berproses, dan konsisten menciptakan prestasi. Bagi para gamers, layar permainan bukanlah batas masa depan, melainkan salah satu ruang untuk membuktikan bahwa generasi muda mampu berkarya, berprestasi, dan menginspirasi Indonesia.
( Lap/HM)







